Studi Universitas Liverpool Minuman Diet Tak Lebih Efektif dari Air Putih untuk Turunkan Berat Badan

Lihatwarta.id – Minuman diet yang mengandung pemanis buatan belum terbukti memberikan hasil penurunan berat badan yang secara signifikan lebih baik dibandingkan air putih pada orang dewasa dengan kelebihan berat badan atau obesitas.
Temuan tersebut berasal dari penelitian Universitas Liverpool, Inggris, melalui uji coba SWITCH yang melibatkan 493 orang dewasa selama 104 minggu atau sekitar dua tahun.
Mengutip publikasi Eating Well, Sabtu (10/10/2026), penelitian tersebut membandingkan dampak konsumsi air putih dengan minuman diet yang menggunakan pemanis non-nutritif, seperti aspartam, asesulfam-K, dan sukralosa.
Baca Juga: 6 Dampak Jarang Minum Air setelah Bangun Tidur, Konsentrasi hingga Pencernaan Bisa Terganggu
Peserta penelitian dibagi secara acak ke dalam dua kelompok. Satu kelompok mengonsumsi minuman diet, sedangkan kelompok lainnya mengonsumsi air putih selama periode penelitian.
Hasilnya, peserta yang mengonsumsi minuman diet mengalami penurunan berat badan rata-rata 4,8 kilogram. Sementara itu, kelompok air putih mencatat penurunan rata-rata 3,7 kilogram.
Meski terdapat selisih sekitar 1,1 kilogram, perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Artinya, penelitian ini tidak memberikan bukti kuat bahwa minuman diet lebih unggul daripada air putih dalam membantu menurunkan berat badan.
