Lihatwarta.id - Memasuki usia 30 tahun tidak secara otomatis membuat seseorang harus menghentikan konsumsi makanan tertentu.
Tidak ada ketentuan kesehatan yang menetapkan usia tersebut sebagai batas untuk menghapus jenis makanan tertentu dari menu.
Yang lebih penting adalah mengevaluasi pola makan secara keseluruhan. Kebutuhan gizi setiap orang dapat berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, kondisi fisiologis, dan gaya hidup.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendorong konsumsi makanan yang beragam, termasuk sayuran, buah, kacang-kacangan, polong-polongan, serta biji-bijian utuh.
Sebaliknya, asupan gula bebas, natrium, lemak jenuh, dan lemak trans perlu dikendalikan.
Karena itu, usia 30-an dapat menjadi momentum untuk meninjau kembali kebiasaan makan yang terlalu banyak mengandalkan makanan manis, asin, berlemak, dan produk ultra-proses.

