Dermatolog Ungkap Cara Mandi yang Tepat, Durasi dan Suhu Air Perlu Diperhatikan

Lihatwarta.id – Mandi secara teratur menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan tubuh.
Namun, frekuensi mandi, durasi, suhu air, hingga pemilihan sabun perlu diperhatikan agar kebiasaan tersebut tidak menyebabkan kulit kering dan iritasi.
Sejumlah ahli dermatologi mengingatkan bahwa mandi bukan hanya bertujuan membersihkan kotoran dan keringat, tetapi juga berkaitan dengan kondisi lapisan pelindung kulit serta keseimbangan mikroorganisme yang hidup di permukaannya.
Baca Juga: Studi Universitas Liverpool Minuman Diet Tak Lebih Efektif dari Air Putih untuk Turunkan Berat Badan
Mengutip publikasi Real Simple, Sabtu (10/10), dermatolog asal New York, Shari Marchbein, M.D., menjelaskan bahwa mandi terlalu sering dapat menghilangkan ceramide, yakni komponen lemak yang membantu menjaga kelembapan dan fungsi pelindung kulit.
“Jika Anda terlalu sering mandi, Anda akan menghilangkan ceramide dari kulit, sehingga kulit Anda akan kering dan gatal,” kata Marchbein.
Meski demikian, kebutuhan mandi setiap orang tidak selalu sama. Frekuensinya dapat disesuaikan dengan aktivitas fisik, produksi keringat, kondisi lingkungan, serta kebutuhan kebersihan masing-masing.
