Sering Mengorok Saat Tidur? Dokter Ingatkan Orang dengan Obesitas Periksa Irama Jantung

Lihatwarta.id — Kebiasaan mengorok saat tidur pada orang dengan obesitas perlu mendapat perhatian, terutama jika disertai gangguan pernapasan ketika tidur.
Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan risiko gangguan irama jantung, termasuk fibrilasi atrium.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan aritmia, Rizky Aulia Fanani, mengatakan kebiasaan mengorok pada pasien obesitas yang mengalami fibrilasi atrium masih kerap tidak terdeteksi dan belum mendapatkan penanganan secara optimal.
Menurut Rizky, mengorok tidak seharusnya dianggap sekadar kebiasaan ketika tidur. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah kondisi tersebut berkaitan dengan gangguan tidur tertentu.
“Pasien-pasien yang obesitas dan terkait dengan fibrilasi atrial atau AF itu banyak yang mengorok,” kata Rizky.
Salah satu kondisi yang perlu diperhatikan adalah obstructive sleep apnea (OSA). Gangguan tidur tersebut dapat menyebabkan seseorang mengalami episode berhenti bernapas selama beberapa saat ketika sedang tidur.
